Nggak terasa sudah 7 hari nih aku bersahabat dengan
Herbalife. Perjuangannya beraaaat banget… Berat karena aku harus bener-bener disiplin
menjaga pola makan. Sampe aku harus berdialog dengan hatiku sendiri, dialog
untuk menyatukan niat,hati dan kebiasaan.
Aku ngaku sih…,dulu aku susah banget disiplin dengan pola
makanku. Desember 2010, aku pernah
mengkonsumsi Herbalife. Saat itu aku ambil paket Quickstart. Aku cuma tahan 2
hari, karena distributorku nggak menjelaskan dengan detil bagaimana cara
membuat Shake yang enak..maklum aku nggak terlalu suka susu..(belakangan aku
tahu, bahwa Shake BUKAN SUSU,tapi nutrisi untuk tubuh…sama kayak infus gitu ‘kali
yaa..).
September 2012 aku konsumsi Herbalife lagi. Niatnya sih
disiplin, apalagi setelah tahu Mama tambah fit sejak konsumsi Herbalife. Segala analisa aku jalani di NC “Sing Segar”
milik Mbak Tuk di Gresik. Dari 'penerawangan' timbangan sakti itu, selain berat
badan yang amit-amit deh, 56 kiloooooo aaaarggggh...
Juga didapat info bahwa usia sel sudah 45 tahun (padahal saat itu usiaku baru 37 tahun..kasihan dong Mas..istrinya nenek2,,hahaha)dan kurang minum (padahal perasaan banyak minum deh). Termasuk golongan Over weigh dengan kondisi gemuk berotot...keren kan...hahahahahhahahaha..... Kesimpulannya, tubuhku bukan tergolong orang sehatlah…(untung nggak tergolong kurang waras..hahaha)
Juga didapat info bahwa usia sel sudah 45 tahun (padahal saat itu usiaku baru 37 tahun..kasihan dong Mas..istrinya nenek2,,hahaha)dan kurang minum (padahal perasaan banyak minum deh). Termasuk golongan Over weigh dengan kondisi gemuk berotot...keren kan...hahahahahhahahaha..... Kesimpulannya, tubuhku bukan tergolong orang sehatlah…(untung nggak tergolong kurang waras..hahaha)
Setelah konsumsi Herbalife, aku tambah gemuk. BBku dari 56
kg melonjak ke 60 kg. Kaget dooong..!!!. Aku ngerasa, aku sudah benar mengikuti
semua programnya. Tablet-tablet yang dianjurkanpun sudah aku lakuin. Putus
asa???? Tentu!!!!... Mama dan mbak Tuk sebagai distributorku jadi bingung juga,
ada apa dengan tubuhku. Apalagi aku langsung jadi member Herbalife dan sebulan
kemudian aku tingkatkan ke 500PV. Bayangin berapa juta rupiah sudah aku
habiskan…
Karena BB nggak kunjung turun, aku putuskan stop Herbalife.
Sementara kondisi tubuhku mulai drop lagi. Jadwal haidku ngaco lagi. Padahal
saat aku minum Herbalife meski nggak disiplin, jadwal haidku normal. Sejak
masih belum menikah emang jadwal haidku ngaco, dokter aja sampe komentar, “Untung bisa hamil
Bu..kan jadwal masa suburnya nggak pasti”.
Nah, berhenti Herbalife haidku nggak teratur lagi, apalagi
aku ada FAM di payudara. Akhirnya 10 hari yang lalu, aku mulai berpikir. Nggak
mungkin seterusnya aku begini. Aku nggak ingin sakit. Aku harus sehat. Aku
ingin bersama anakku yang tumbuh dewasa, Aku ingin bersama Mas dihari tua bersama…(Ciiiieeeee..
usia boleh tua, tapi HARUS SEHAT)
Aku mulai dengan menganalisa apa penyebab kegagalanku. Hingga akhirnya, aku menemukan blog Pak hadi Wonosobo. Dan terasa sebagai suntikan semangat buat aku untuk serius dengan Herbalife. Setelah aku pikir-pikir ternyata inilah kesalahanku:
1.
1. Minum Shake hanya 1 kali, pagi
doang..Padahal kalo pengen turun BB minimal 2 kali Shake sebagai
pengganti sarapan dan makan malam. Padahal sebelumnya, mbak Tuk sudah pernah
mengatakan ini ke aku. Tadinya aku pengen rada ngirit, jadi Shake aku
kurangi..nggak taunya bukan ngirit tapi malah rugi. Rugi????? Ya
iyalaahh...ngeluarin duit buat beli Herbalife eh..malah programnya gagal total.
2.
2. Aku masih suka ngemil. Harusnya
kebiasaan ini dihilangkan. Di Herbalife, boleh sih ngemil tapi ngemil buah.
Nah..ini susahnya, aku lebih suka ngemil kue..hahaha..
3. 3.
Pagi sudah sarapan shake. Tapi…..pas
Safa dan Dita sarapan nasi apalagi nasi uduk, aku masih suka ngicip-icip meski
1-2 sendok. Maksudnya, 2 sendok dari piring Safa dan 2 sendok dari piring
Dita..hahaha…(sama aja makan berat Buuu…)
Parah banget kan nggak disiplinnya….pantesan
gagal!!!!!!
No comments:
Post a Comment